Ya, Indonesia belum perlu desain, entah kapan indonesia perlu desain, 10 tahun lagi, 20 tahun lagi atau 50 tahun lagi. Kenyataannya masih sedikit yang bisa menghargai desainer sesuai dengan karya ciptanya. Upah yang diberikan untuk desainer indonesia terhitung sangat murah, dan ironisnya karena saking murahnya, maka tak sedikit desainer yang bertekuk lutut, menyerah, menjatuhkan diri atau yang lebih ekstrim lagi adalah bunuh diri. tragis...sungguh tragis...rela melakukan apapun demi mendapatkan orderan.
Pikirkan sejenak, ada grup para desainer di facebook yang bersaing untuk memurahkan semurah mungkin harga per desain logo hingga 5000 rupiah, itu demi mendapatkan klien, tapi gak bisa dipungkiri alhasil desainnyapun asal jadi, itupun karena bertemu klien yang sedang perlu desain asal ada. Desain cuman syarat aja, asal ada saja, supaya gak terlalu polos, ga ada misi & visi, tapi bilangnya usaha pengen langgeng jangka panjang, gak peduli konsumen, yang penting untung dan untung. Giliran usaha bangkrut beralasan nyalahin inilah...itulah...bla..bla..bla...
Harga desain di indonesia sudah rusak...hancur....hancur oleh oknum yang panik ketakutan gak dapet orderan...mereka disambut dengan gembira oleh orang yang kurang lebih sama saja, orang yang pengen usaha demi keuntungan sepihak, orang yang pengen usaha dengan modal sekecil mungkin tapi untung sebesar-besarnnya....imbasnya pasar desain morat marit.
bersambung.......
Comments
Post a Comment